jazz problem

Kalau musik jazz menjadi sulit memang dapat dimengerti juga. Kalau sampai sekarang ada kesan bahwa musik jazz hanya untuk kelas atas, memang sejak awalnya di Indonesia musik jazz dimainkan di hotel-hotel berbintang. Karena pada waktu itu memang sulit meminta club-club atau café yang kecil untuk menampilkan musik jazz. Dari aspek komersial mereka mereka tidak ada yang berani. Mereka menganggap bahwa jazz masih terlalu asing dan juga kebetulan para manager hotel-hotel tersebut juga pecinta jazz dan juga banyak kawan kita di sana sehingga akhirnya di sana jazz mulai dimainkan. Karena hotel-hotel tersebut adalah hotel berbintang sehingga yang datang juga kebanyakan dari kalangan menengah ke atas. Hal ini memberikan kesan bahwa mereka membuat kelompok yang eksklusif. Barangkali benar, namun bahwa eksklusifme musik jazz itu lebih banyak dalam hal artistiknya bukan dari segi gengsinya. Sebetulnya mereka karena mencintai musik jazz dan cocok dengan kelompok-kelompok tertentu sehingga terbentuk suatu kelompok. Memang sampai sekarang jazz kebanyakan masih banyak dimainkan di hotel-hotel besar dan belum banyak dimainkan di tempat-tempat yang lain walaupun sekarang ini sedikit demi sedikit sudah dimulai (dimainkan ditempat lain juga Musik jazz memang berbeda dengan style musik lain.

Pasalnya, elemen utama dalam musik jazz yakni terletak pada aspek improvisasi dalam harmoni. Karena itu, ketika mengamati konser-konser ,yang banyak melabeli diri dengan musik jazz terkadang terjadi salah kaprah pengertian. Musik top 40, pop, rock terkadang mudah sekali diartikan sebagai musik jazz. Sehingga dalam hal ini publik yang menjadi sasaran pembodohan.

Selain itu, setiap musisi perlu menciptakan environment yang hidup, sehingga para musisi bisa saling bertukar wacana tentang musik jazz. Demikian juga sebetulnya setiap musisi jazz juga memiliki tanggung jawab moral yang sama untuk memberi pemahaman musik jazz kepada masyarakat. Bukannya hanya memanjakan dengan konser-konser belaka.

”Coba amati, di luar negeri, sesi break konser selalu dimanfaatkan untuk dialog education dengan penonton,” ujar Yason. Telah banyak sekali musisi jazz muda yang berbakat. Yang menjadi masalah hanyalah kurangnya environment (tidak cukupnya informasi tentang jazz) yang mendukung para musisi jazz tersebut. Dengan begitu, harapan terbesar terletak pada musisi-musisi senior berkualitas agar bersedia menyempatkan waktu untuk membimbing para musisi muda

Wadah lain yang diharapkan bisa membantu kembali perkembangan musik jazz, yaitu kehadiran kritikus musik. Kritikus musik ini diperlukan untuk memberi nilai pada musik jazz ,sekaligus untuk menjembatani wacana musik jazz ke masyarakat. Sehingga sirkulasi lingkungan musik jazz kembali berjalan sehat.

Iklan

Tentang unnanoche

I was born yesterday..and I feel as gulible today
Pos ini dipublikasikan di musik. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s