Bebop

Bebop Menurut beberapa sumber yang relevan, Bop adala sebuah type dari breakdance, yang dibuat oleh Keneth Bob Mill’s. Bop dansa bentuk baru, mengkombinasikan pergerakan lengan/tangan yang smooth (ex “robot”) dan koordinsi yang skillfully dengan gerakan kaki

Bebop Kisaran: 1940-50 “Secara teknis, bebop berkarakter tempo cepat, harmoni komplex, melodiyang penuh perubahan, dan rhythm sections yang laid down a steady beat only on the bass and the drummer’s ride cymbal. Bebop tunes were often labyrinthine, full of surprising twists and turns. All these factors – plus the predominance of small combos in bebop – set the music apart from the Swing bands of the 1930s.” – from David H. Rosenthal’s book, Hard Bop, published by Oxford Paperbacks, New York, 1992 And coming out of bebop, with the assistance of Miles Davis, and a few other cats, came Cool, and, following closely on its heels and borrowing the suffix, Hard bop

Perkembangan musik baru ini (yang mendorong pertama kali) berasal dari Kansas City dan sebagian besar musisi-musisi tersebut berdiam di Harlem (terutama di tempat yang disebut Minton’s Playhouse) dan sekali lagi dimulailah suatu era baru. Pada waktu itu memang musik baru tidak berkembang dan tidak ditemukan suatu kreasi baru dalam band-band yang bermain, hal ini disebabkan karena para penganut gaya lama hanya membuat atau menulis lagu-lagu untuk musik Swing yang komersial, dan gaya yang baru hanya dibentuk oleh para pemainnya secara sendiri-sendiri yang dengan suatu upaya kesadaran penuh berusaha membuat sesuatu yang baru tetapi itupan baru pada permainan-permainan individu instrumen mereka dan belum mempengaruhi gaya musik grup bandnya secara keseluruhan.

Tetapi di Minton’s Playhouse ini para musisinya berkumpul dan menciptakan suatu gaya musik baru atau yang mereka nyatakan sebagai modern jazz (pada waktu itu) dan Minton’s akhirnya menjadi suatu titik sentral yang penting dalam perkembangan gaya baru tersebut seperti halnya New Orleans pada era sebelumnya.

Dan gaya yang baru ini akhirnya dinamakan Bebop, kata tersebut rupanya untuk mencerminkan suatu bunyi atau suara dari interval musik yang indah yaitu : Flatted Fifth. Istilah ini seperti pernah diterangkan oleh Dizzy Gilliespie seorang trumpeter yang juga merupakan salah satu exponen penting dalam era bebop ini bahwa “bebop” merupakan sesuatu tentang ekspresi jazz dan orang sudah dikatakan memainkan bebop pada saat dia bermain dan secara spontan pemain tersebut atau para musisinya melakukan atau “menyanyikan” suatu loncatan melodi (“melodic leaps”).

Flatted fifth menjadi suatu interval yang sangat penting pada bebop, atau kemudian disebut bop. Sampai kemudian, hal tersebut (flatted fifth) dianggap sesuatu suara yang “salah”, meskipun hal tersebut digunakan dalam passing chord untuk menghasilkan efek harmoni tertentu, dan hal ini sebetulnya pernah dilakukan oleh Duke Ellington dan Willie “The Lion” Smith pada sekitar akhir tahun 20- an. Tetapi sekarang hal tersebut merupakan suatu karakteristik gaya yang menyatu, seperti harmoni dasar yang dekat dengan bentuk-bentuk awal jazz yang diperluas secara konstan.Kalau kita amati selama 10 hingga 12 tahun flatted fifth telah menjadi seperti “blue note” pada era sebelumnya.

Minton Place’s merupakan tempat bertemunya beberapa musisi penting seperti Thelonious Monk, piano; Kenny Clarke, drums; Charlie Christian, piano; Peniup Trumpet, Dizzy Gilespie dan Pemain Sax Alto, Charlie Parker. Kemudian pada akhirnya muncullah orang-orang yang benar-benar jenius pada modern jazz seperti Louis Armstrong yang juga dikenal sebagai tokoh jenius jazz tradisional pada masanya.

Salah satu musisi yaitu Charlie Christian, yang tidak hanya sebagai pelopor jazz modern, namun juga banyak memberikan sentuhan dari era Swing yang kemudian berujung menjadi sebuah landasan didalam pengembangannya. Dimana hal tersebut memberikan sebuah jembatan penghubung antara swing dengan bebop yang melahirkan orang-orang yang kampiun didalam memainkan bebop. Diantara orang-orang yang melakukan seperti hal tersebut adalah Clyde Hart, pianis; Trumpetist, Roy Eldrige; Lester Young, Tenors; Jimmy Blanton, bassist; Drummers, Jo Jones dan Dave Tough serta Gitarist Charlie Christian.

Bagi pendengar pada era sekarang bebop memiliki ciri khas yang dirasakan sebagai ungkapan kegelisahan dan kadang-kadang terdengar melodi yang terpotong-potong dan dimainkan dalam tempo cepat. Setiap note yang tidak penting ditiadakan. Dan permainan memerlukan suatu keseriusan yang tinggi. Seorang musisi bebop mengungkapkan “Everything that is obvious is excluded”. Jadi hal ini merupakan cara atau teknik permainan yang cepat yang dapat dianalogikan seperti kita menulis stenografi yaitu cara menulis yang memberikan kesan terburu-buru.

Pada saat mereka bermain bersama, ada suatu kerangka dasar yang selalu dilakukan yaitu berimprovisasi. Dan mereka kerap kali melakukan improvisasi secara serentak. Contohnya yang dilakukan oleh 2 orang pemain horn yaitu trumpeter Dizzy Gillespie dan Saxophonist Charlie Parker yang dianggap sebagai orang-orang jenius dalam era bebop ini.

Tentang unnanoche

I was born yesterday..and I feel as gulible today
Pos ini dipublikasikan di musik dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s