Perempuan dan Otomotif

Otomotif sebagai produk pembangkit modal,kaum kapitalis mendesain agar perempuan tidak pernah sadar untuk selalu menjasi objek pasar. Nalar patriarki yang sangat jelas dalam memperbudak perempuan.

Tidak hanya terlihat dari foto model,iklan otomotif pun membuat nalar perempuan di konstruksi hingga sadar akan kecanggihan dan kemewahan otomotif yang mendamba maskulinitas lelaki.

Foto model sexy berperan mengkonstruksi lelaki untuk terus mengikuti arus yang di bawa produsen otomotif. Selain terobjekan!! perempuan dalam dunia otomotif telah masuk dalam labirin efektualitas pasar.

Perempuan adalah subjek kapitalis untuk meraup keuntungan setinggi langit. Permpuan menstimulasi lelaki untuk mengikuti tren otomotif,” makin bagus kendaraan mu,makin banyak perempuan yang menempel pada mu”.
Jelas kan!! konstruksi maskulinitas oleh perempuan menjadi aset bagi kaum kapitalis. Perempuan terus di gunakan secara material sebagai imaji kesuksesan lelaki.

Adakah resistensi perempuan akan imaji maskulinitas dalam otomotif yang di ciptakan pemilik modal? kalaupun ada mitos maskulinitas terlanjur menempel dan terbentuk dan susah untuk di patahkan!!!
Hebat nggak tuh!!!
Lihat saja arena balapan,mulai dari kelas jalanan hingga kelas internasional…perempuan adalah objek!!
“gadis payung” menguatkan argumentasi bahwa perempuan adalah pelengkap kesuksesan lelaki.

Perempuan hanya simbol otoritas patriarki,padahal perempuan lah yang memuluskan representasi-maskulinitas. Identitas dan eksistensi telah di bentuk oleh nalar tersebut.

Freud dalam seksualitas-maskulinitas tentang adanya “pulsi seksual” yang terbentuk saat pubertas. Pulsi muncul dalam bentuk daya tarik yang tak tertahankan ,bentuk natur seksualitas inilah yang menjadi dasar untuk mengkonstruksi pola pikir perempuan muda tentang maskulinitas.

Bias gender tak terdeteksi,aroma kosmologi tubuh perempuan kian
harum dalam dunia otomotif sebagai “kontrak sosial maskulinitas”.
Untuk mendapatkan anugerah kejantanannya,lelaki di dorong untuk membeli salah satu produk otomotif terbaru dengan segala kecanggihannya.
Begitukah perempuan memandang maskulinitas????

Dalam konstruksi dan bias gender hanya sebatas emansipasi saja. Perempuan penggemar otomotif sudah merasa memiliki embel emansipasi,padahal deliberasi mereka terejawantah dalam embrio privatik.

Dalam launching produk otomotif,perempuan masih dan selalu di elu-elukan,karena perempuan lebih bergairah dalam produk yang di tawarkan (ingat akan hantu konsumtifisme…)

Imaji ideal perempuan beranggapan bahwa lelaki akan tetap sukses-eksis hanya di lihat dari kendaraan yang mereka pakai.

Eksistensial wagu buah karya prodisen dalam relasi emotif yang mengukuhkan jargon ekstra penetratif.
Perempuan yang geger!!!akan melongo ketika melihat lelaki dengan kendaraan super canggih akan selalu kerepotan yang hanya sebatas dandanan yang serba tipis,mereka harus nenata ulang dari ujung ranbut-kaki tak kala kendaraan mewah itu lewat atau parkir tepat di hadapannya……lalu….flirting di lancarkan…..pasrah…..berdoa agar di muluskan dalam menggaet lelaki bertitel sukses yang ada dalam kendaraan mewah tsb.
Perempuan semacam ini lah yang cinta di perbudak maskulinitas……
Mau sampai kapan wahai perempuanku…..wahai cantiku….

Tentang unnanoche

I was born yesterday..and I feel as gulible today
Pos ini dipublikasikan di gaya hidup. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s