Budaya Kekerasan

Kasus kekerasan bisa menjadi indikasi yang sangat memprihatinkan atas kerusakan sistem sosial atau social disorder. Kekerasan ini bisa berdampak pada psikologis yang dapat merugikan perkembangan mental individu,sekaligus bisa menciptakan lingkaran kekerasan baru.

pertanyaan ekstensif nya adalah mengapa masyarakat kita sering dan senang mengekspresikan emosi dan melampiaskan sesuatu dalam bentuk agresif? tingkah laku ini timbul akibat determinan yang berbeda dan situasional. Mungkin karena frustasi,naluri instingtif atau proses belajar sosial. Yang paling berbahaya adalah tingkah laku agresif dalam suatu budaya kekerasan. Tingkah laku yang telah menjadi skema dalam setiap otak manusia

Proses Belajar Sosial

Definisi kekerasan yang paling sederhana adalah segala tindakan yang yang cenderung menyakiti orang lain. Bentuknya fisik,verbal,kemarahan,atau agresi permusuhan. Kata S.Freud kekerasan adalah manifestasi dari insting kematian dan unsur utamanya adalah agresifitas. Unsur ini adalah inate atau bawaan dari manusia yang dapat di kontrol tapi tak bisa di hilangkan. Identitas pribadi yang bernilai positif dapat tereduksi oleh nilai yang berlaku dalam kelompok masyarakat,dan beranggapan bahwa kekerasan adalah norma yang dapat mencapai tujuan kelompok masyarakat tersebut. Hibridasi ini jika di hubungkan dengan proses belajar sosial maka pembiasaan kekerasan adalah suatu kewajaran.

Desensitisasi

Desensitisasi berkemampuan untuk membuat masyarakat tidak lagi peka terhadap berbagai konsekwensi kekerasan tersebut. Apakah kita sudah mengalami compassion fatigue? keletihan mental yang membuat kita tidak sanggup lagi dalam berempati,terharu, bahkan bertanggung jawab terhadap berbagai kekerasan.

Selama kekerasan masih terjadi maka bangunan sosial masyarakat kehilangan hakikat eksistensial yang hakiki. Sejatinya masyarakat di desain untuk membuat ruang yang lebih besar dalam suatu peradaban dengan keramahan,altruisme atau saling menolong sebagai kearifan parenial. Wasallam…

Tentang unnanoche

I was born yesterday..and I feel as gulible today
Pos ini dipublikasikan di budaya dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s