Al Insyiqaq

Surat ke – 86 : Al Insyiqaq – 25 ayat.

Bismillahir Rahmaanir Rahiim.
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang.
“Mudah-mudahan saya hidup dengan Ilmu Allah, yang telah mengajar al Quran menurut Sunnah-Rasul lagi yang memberi satu kepastian hidup menurut pilihan masing-masing.

1. Idzas samaa-un syaqqat.
Apabila langit terpecah belah.
1. Bila semesta pecah berkerat.

2. Wa adzinat lirabbihaa wa huqqat.
Dan langit itu mengikuti kepada (perintah) Tuhannya dan semestinya dia mengikuti.
2. Yaitu menurut pembimbing-NYA dan berlaku tepat.

3. Wa idzal ardhu muddat.
Dan apabila bumi telah disama-ratakan.
3. Yakni dikala bumi hancur terbabat.

4. Wa alqat maa fiihaa wa takhallat.
Dan bumi itu mengeluarkan apa yang ada di dalamnya dan bumi menjadi kosong.
4. Yaitu segala berhambur sehingga apapun tidak terdapat.

5. Wa adzinat lirabbiha wa huqqat.
Dan bumi itu mengikuti perintah Tuhannya dan semestinyalah bumi itu mengikuti.
5. Yaitu menurut Pembimbing-Nya dan berlaku tepat.

6. Ya ayyuhal insaanu innaka kaadihun ilaa rabbika kadhan famulaaqiih [ii].
Wahai manusia, sesungguhnya kamu bekerja keras dengan benar-benar untuk (menuju) kepada Tuhanmu lalu kamu akan menemui-Nya.
6. Wahai manusia sekalian, sesungguhnya kamu itu pelaku menurut Pembimbing kamu maka terimalah.

7. Fa ammaa man uutiya kitaabahuu bi yamiinih [ii].
Adapun orang-orang yang kitabnya (catatannya) diberikan pada tangan kanannya.
7. Maka siapapun menanggap ILMU-Nya timpang sebelah-1).

8. Fasaufa yuhaasabu hisaabay yasiiraa [yasiiran].
Maka ia akan dihisab dengan hisab (perhitungan) yang mudah.
8. Maka kelak dia akan terhitung sebelah buta-2).

9. Wayanqqalibu ilas ahlihii masruuraa [masruuran].
Dan ia akan kembali kepada keluarganya dengan suka ria.
9. Yakni gampang kembali kepada yang haq sukarela-3).

10. Wa ammaa man uutiya kitaabahu waraa-a zhahrih [i].
Adapun orang yang kitabnya (catatannya) diberikan dari belakangnya.
10. Dan siapapun menanggap ILMU-Nya timpang seluruh-4).

11. Fasaufa yad’uu tsubuuraa [tsubuuran].
Maka ia akan menyeru: “Aduh celaka”.
11. Maka kelak dia akan tergolong salah semua-5).

12. Wa yashlaa sa’iiraa [sa’iiran].
Dan ia akan masuk api yang menyala.
12. Yaitu pendukung kehidupan Neraka-6).

13. Innahuu kaana fii ahlihii masruuraa [masruuran].
Sesungguhnya dahulu ia bersuka ria dengan keluarganya.
13. Sesungguhnya dia adalah penggemar Narapidana-7).

14. Innahuu zhanna al lay yahuur [a].
Sesungguhnya dahulu dia menduga bahwa ia tidak akan kembali.
14. Sungguh sangkanya bahwa dia tidak mempunyai tanggung jawab massa-8).

15. Balaa inna rabbahuu kaana bihii bashiiraa [bashiiran].
Ya, sesungguhnya Tuhannya adalah melihat kepadanya.
15. Sebenarnyalah, sungguh dia dalam sorotan ILMU menurut Pembimbingnya-9).

———————-

1.Ingat kembali ungkapan surat Waqi’ah : 27-40 dan Hadits “Syafa’ah” dan Hubungkan dengan surat Muzzammil : 20, bahwa sudut memandang NUR ialah titik kesetimbangan dengan Islam sebagai sayap kanan menuju Ikhsan, dan “Ashabul Syimaal” ialah sayap kanan Dzulumat menuju Sayyi-at.
2.Hubungkan dengan surat ali Imran : 124-125, dan Syu’araa : 227.
3.Ingat kembali ungkapan surat Waqi’ah : 41-94, dalam hubungannya dengan surat Baqarah : 6-7 dan 96-102 dan Taubah : 80.
7.Hubungkan dengan surat al Baqarah : 11.
8.Hubungkan dengan surat ali Imran : 87.
9.Hubungkan dengan surat al Baqarah : 19.

16. Falaa uqsimu bisy syafag [i].
Maka Aku sungguh-sungguh bersumpah dengan mega (di waktu senja).
16. Maka tidak ada penentuan masing2 kecuali kemantapan menurut polanya-10).

17. Wal laili wa maa wasaq [a].
Dan malam dan apa yang dimasukinya.
17. Yakni ibarat malam kelam memeka-11).

18. Wal qamari idzat tasaq.
Dan bulan apabila purnama.
18. Dan penaka bulan membadar Purnama-12).

19. Latarkabunna thabaqan ‘an thabaq [in].
Sungguh kamu akan menempuh tingkat (keadaan).
19. Masing2 adalah penataan menurut polanya-13).

20. Famaa lahum laa yu minuun [a].
Maka mengapakah mereka tidak beriman.
20. Maka mengapa gerangan mereka tidak mau ber-Iman-14).

21. Wa idzaa quri-a ‘alaihimul quraanu la yasjuduun [a].
Dan apabila Al Qur’an itu dibacakan kepada mereka, mereka tidak sujud.
21. Yaitu bila kepada mereka dibentangkan pandangan Al Qur’an mereka tidak mau merunduk demikian-15).

22. Balil ladziina kafaruu yukadzdzibuun [a].
Bahkan orang-orang kafir itu mendustakan.
22. Begitulah mereka2 yang bertanggapan Dzulumat MS-Sy dan yang aduk2an-16).

23. Wallahu a’lamu bimaa yuu’uun [a].
Sedang Allah itu Maha Mengetahui tentang apa yang terkandung dalam dada mereka.
23. Yaitu ajaran laknat Allah dengan mana mereka membentuk tanggapan-17).

24. Fabasysyir hum bi ‘adzaabin aliim [in].
Maka Allah akan menyiksanya dengan siksaan yang paling besar (hebat).
24. Maka peringatkan bahwa mereka menjerumus diri kedalam kehidupan Jahannam-18).

25. Illal ladziina aamanuu wa’amilush shaalihaati lahum ajrun ghairu mamnuun [in].
Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, bagi mereka pahala yang tidak terputus.
25. Kecuali mereka2 yang berpandangan dan bersikap dengan AQMSR dan berbuat tepat maka wujud kehidupannya itu tidak pernah mengalami kekusutan-19).

———————-

10.Hubungkan dengan surat Bani Israil : 8, Yunus : 27, Syura’ : 40 dan Rahman : 60.
11.Hubungkan dengan surat Yasin : 37.
12.Hubungkan dengan surat Yunus : 5.
13.Hubungkan dengan surat al An’am : 91, Haj : 74, dan Zumar : 67.
14.Ingat devinisi IMAN, Ialah Pandangan dan sikap hidup dengan AQMSR.
15.Istilah “Merunduk” ialah alih bahasa dari “Khusyu'” ialah satunya kata & perbuatan menurut AQ sunnah-Rasul.
16.Ingat benar perbedaan yang tajam antara Kufur & Mukaddibin.
17.Setiap tanggapan kufur dan atau aduk2an adalah ajaran laknat dari Allah, seperti dibuktikan a.l. oleh surat Baqarah : 26.
18.Ingat Istilah “takdir” atau “tabsyur” adalah berlandaskan yang NUR dan Haq terhadap yang bathil dan Dzulumat dan atau aduk2an.
19.Dimaksud dengan istilah “kekusutan” ialah seperti dimaksud oleh surat Baqarah : 36 dan 85.

Tentang unnanoche

I was born yesterday..and I feel as gulible today
Pos ini dipublikasikan di 1. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s